ZBrush + KeyGen Full Download

ZBrush adalah Suatu program untuk Mendesain 3d video

Selamat datang di dunia ZBrush

Sebelum anda melihat berbagai fitur  yang ada di dalam ZBrush, dan mencoba betapa menariknya cara ZBrush diaplikasikan dalam industry professional, ada baiknya jika anda mengenal apakah ZBrush itu.
ZBrush dibuat oleh perusahaan Pixologic Inc, ditemukan pertama kali oleh Ofer Alon (yang terkenal dengan


nama “Pixolator”) dan Jack Rimokh. Software ini pertama kali muncul pada tahun 1999 di SIGGRAPH. Lalu demo versi 1.55 mulai dirilis pada tahun 2002, kemudian yang paling terakhir versi 3.1 dirilis pada tahun 2007, ZBrush 4 untuk Windows dan Mac diumumkan 21 April 2009 dan rilis pada bulan Agustus.
Yang artinya…Anda dapat melukis gambar dengan color, material, texture dan depth…mendorong dan menarik canvas anda….bahkan dapat  memahat dan memberi tekstur model 3D anda!Apakah ZBrush? ZBrush adalah juara tool prosesing 2D dan 3D image creation yang didukung oleh engine rendering real time. Berdasarkan teknologi rendering unik “Pixol”, ZBrush memudahkan para artis untuk melukis image dengan mengaplikasikan efek-efek 2D dan 3D yang saling berintegrasi dalam satu tempat kerja secara real time dan dalam.
…Dan semuanya real-time! Dengan ZBrush, anda dapat  dengan mudah mengatur pixel to pixel  (seperti program melukis), dengan  dukungan engine render secara real time ( seperti 3D modeler). Berarti anda akan mendapatkan feedback secara instan, waktu yang cukup untuk bereksperimen dan bermain serta  berkreasi seni lebih kreatif lagi.
Siapa  saja yang menggunakan ZBrush? Semua orang dari seluruh penjuru dunia, dari semua jenis industri, mereka menggunakan ZBrush untuk membuat sesuatu yang
ZBrush digunakan sebagai alat pahat digital (digital sculpting) untuk membuat model resolusi tinggi (lebih dari milyardan polygon, dan teori tanda batas) untuk film, game, dan animasi. Digunakan oleh beragam perusahaan, mulai dari ILM hingga Electronic Arts. ZBrush menggunakan tingkat resolusi dinamis yang memudahkan para pemahat digital (sculptor) untuk melakukan perubahan baik secara global atapun local pada model mereka. ZBrush sudah sangat dikenal dapat melakukan sculpt mulai dari detail tingkat medium hingga tingkat tinggi yang sebelumnya secara tradisional hanya dilukis dalam peta timbul.tadinya mereka fikir tidak mungkin- atau malas untuk dicoba, karena pasti sangat rumit – sampai akhirnya hari ini. Dari games sampai pahatan kayu, dari web design sampai aerospace, ZBrush adalah setting langkah baru untuk mengekspresikan dan memproduksi sebuah karya dengan sentuhan artistik yang tinggi.
Langkah Pertama
 Interface
Berikut  ini adalah beberapa langkah awal untuk belajar  ZBrush, terutama bagi para pemula.
Tidak peduli seberapa banyak atau sedikit pengalaman yang anda punya dalam hal seni grafis, semua ini akan muncul ketika window anda menampilkan ZBrush. Interface ZBrush benar-benar tidak seperti program lain yang biasa anda jalankan di computer anda, awalnya mudah namun mungkin anda akan tersesat didalamnya.
Seperti apa perbedaannya? Bagaimana cara kerjanya? Mengapa bisa berputar, muncul atau hilang..kemana perginya?
Sebelum memulai, disarankan untuk memeriksa setting monitor anda terlebih dahulu. Semakin banyak tempat luang dalam desktop, semakin mudah anda bekerja dengan menu-menu ZBrush. Untuk minimum setting yang disaranka Pixoligic adalah 1024×768 – 32 Bit True Color. Jika anda belum tahu cara mengubah setting monitor, ikuti langkah berikut (sayangnya langkah ini hanya berlaku untuk PC saja)
Startup Screen
Pertama kita menjalankan ZBrush anda akan menemukan tampilan awal, yang dimana pada bagian pertamanya anda akan ditanyakan apa yang ingin anda kerjakan, apakah anda ingin membuka online document?.
Membuka Model 3D yang sudah disimpan yang menggunakan Format ZTL atau OBJ?, ZTL adalah format tool yang digunakan oleh ZBrush, sedangkan OBJ adalah format yang dapat digunakan oleh banyak Program 3D lainnya.
Open Document adalah membuka document 2D dari Z-Brush dan terakhir adalah ‘Other’ yang dimana kita bisa membuka kanvas baru yang kosong dari ZBrush.
Dibagian bawah pada ‘Open Recent File’ anda dapat membuka Objek format Tool (ZTL) yang sudah pernah dibuat atau masuk dalam Startup Screen.
Jika anda memilih salah satunya dan ingin kembali lagi ke screen awal ini, anda bisa klik tombol ‘Default ZScript’. Pada bagian atas sebelah kanan menu ZBrush.


Layout
Setelah mempunyai cukup ruang untuk bekerja. Mari kita mulai dengan interface ZBrush. Kita mulai dengan level yang paling basic dulu;  keseluruhan layout ; kemudian masuk ke detail yang lebih lagi.

Di bagian yang paling tengah screen adalah kanvas anda, dimana terdapat background hitam secara default. Di sanalah anda nantinya akan mengerjakan lukisan anda. Yang dikelilingi oleh item-item interface, yang akan kita bahas setelah ini.
Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah yang disebut  Float Menu, yang merupakan bagian dari  kanvas. Yang  diperuntukan sebagai tempat bantuan untuk menyimpan item-item interface yang nantinya akan sering anda gunakan. Memilih/menggunakan item dari Float Menu, sama persis dengan memilih/menggunakan dari menu-menu regular, hanya lebih cepat mengambilnya saja.
Di bagian kiri dan kanan kanvas adalah section yang disebut Trays yang berada dari atas hingga bawah screen. Dan menyimpan semua menu yang berbeda. Perhatikan bar tipis vertical diantara Trays dan kanvas, panah oranye yang ada di tengah, Jika di klik dimana saja disepanjang bar tersebut akan membuat Tray bergeser ke kiri dan kanan pada screen. Dengan demikian akan memberikan ruang lebih pada kanvas. Jika bar di klik lagi hingga ke bagian pinggir screen,maka Tray akan kembali lagi.
Setiap Tray adalah kelompok  item-item infterface yang memberi fungsi umum. Mereka disebut Palletes, sangat mudah diidentifikasi dengan titik oranye  disebelah nama Pallete. Beberapa Pallete yang umum seperti Draw, Transform, Material, Tool dan Color. Letak menu Palette ini hampir sama dengan item menu yang ada di bagian atas program Windows. Dan keuntungannya, Pallete bisa terus terbuka setelah anda memilih item-item tertentu.  Dengan cara seperti ini, anda dapat terus melihat item-item interface yang umum, tanpa harus bolak balik menaik dan  menurunkan menu.
Setelah anda mempunya  pengertian umum dimana dapat menemukan kunci item, sekarang mari kita mulai mencari tahu lebih banyak Pallete itu sendiri. Sudah dijelaskan sebelumnya, setiap Pallete terdiri atas item-item interface yang saling berhubungan. Seperti di bagian submenu, Pallete Tool berisi semua yang anda butuhkan untuk menggambar pada kanvas. Pallete Color berisi perlengkapan warna. Pallete Transform berisi perintah-perintah untuk modeling.
Meet the Pallete
Berikut ini mari kita mempelajari fungsi dasar dari setiap Pallete. Beberapa diantaranya akan dibahas lebih dalam pada tutorial tingkat lanjut.

  • Alpha: Pallete ini berisi image grayscale yang dapat digunakan untuk segala kebutuhan, mulai dari mengontrol shape pada paintbrush anda, untuk masking obyek selama anda membuat modeling atau mengubah properties atau material. Alpha dapat digunakan dihampir semua Pallete dalam ZBrush. 
  • Color: Untuk memilih warna utama, dalam beberapa kasus juga bisa digunakan untuk warna kedua yang ingin anda buat. Anda dapat memilih satu warna dari dua graph, masukkan nilai RGB, atau gunakan Operating system palet color anda.
  • Document: Digunakan untuk memasukkan dan menyimpan dokumen, melakukan undo dan redo, mengubah dimensi kanvas, atau  mengubah warna background. 
  • Draw: Pallete paling berguna dan sudah pasti paling sering digunakan. Yang memberitahu brush anda mode apa yang akan digambar. Contohnya, apakah akan menggambar dengan material, color atau keduanya. Ingin digambar dengan kedalaman (depth) atau tidak. Apakah ingin  menggunakan Boolean atau tidak. Berapa besar ukuran brush. Bisa dipastikan anda akan selalu menggunakan Pallete ini. 
  • Edit: Pallete terkecil yang akan mengatur tombol undo dan redo pada Documen dan Tool. Anda juga bisa menggunakan Ctrl+Z or Ctrl+Shift+Z untuk melakukan hal yang sama. 
  • Layer: Apa yang terjadi pada gambar anda jika tidak ada layer? Pallete ini yang akan mengontrol gambar anda dalam ZBrush. (meskipun cara kerjanya berbeda dengan yang ada di program Photoshop) 
  • Light: Memberikan anda control penuh untuk mengendalikan sumber cahaya pada scene. Pallete ini lebih pentih daripada yang ada di versi 1.5, karena dapat mengendalikan Ambient Lighting yang baru dan mempunyai fitur Soft Shadow. Setting radiosity memudahkan gambar ZBush anda masuk ke level karya seni realism, walaupun lumayan menghabiskan waktu saat merender hasil akhir. 
  • Marker: Satu lagi Pallete yang penting, tapi tidak terlalu dikenal. Marker dapat mengingat obyek 3D apapun yang anda buat. Pallete ini mengontrol secara pasti apa yang akan dipanggil marker ketika sedang diaktifkan. 
  • Material: Setiap obyek  dalam ZBrush pasti mempunyai material yang akan mengontrol bagaimana interaksi cahaya dengan obyek. Apakah ada refleksi permukaan? Mengkilat? Buram? Bercahaya?…kumpulan material dapat dibuat lebih dulu dan dimasukkan ketika anda mulai menggunakan ZBrush. Yang penting lainnya adalah anda juga dapat menggunakan modifier untuk mengontrol setiap material, kemudian gunakan Pallete ini untuk menyimpan material yang anda suka. Jika anda sudah biasa menggunakan Maya atau Lightwave, material mirip dengan shader. 
  • Movie: Saat ini movie sudah digantikan dengan ZScript  
  • Picker: Kalau anda tidak ingat color atau material yang anda gunakan saat itu…Picker dapat membantu anda. Bisa juga digunakan untuk membuat sesuatu yang keren bagi para pengguna tingkat lanjut. 
  • Preference: Gunakan Pallete ini  untuk menyimpan konfigurasi yang anda suka. Mengubah angka waktu yang dapat anda ‘undo’ saat menggambar (Doc Undo) atau modeling (Tool Undo), mengetahui seberapa dekat anda harus meletakan tanda (marker) untuk  muncul. 
  • Render: Berisi setting untuk efek render seperti fog, depth cue dan antialiasing. Juga berisi mode-mode render. Aturan umumnya, biarkan Pallete ini sampai anda selesai bekerja dengan scene anda. 
  • Stencil: Seperti juga namanya, stencil dapat digambar secara tembus dengan perkiraan yang tepat. Selain itu jga mempunyai properties yang sangat unik seperti dapat membungkus permukaan gambar. 
  • Stroke: Ingin menggambar garis lurus? Kotak? Gambar acak? Silakan pilih beberapa jenis bentuk stroke yang ada. 
  • Tablet: Jika anda mempunyai grafis tablet, Pallete ini dapat membantu anda menempatkannya dalam ZBrush.
  • Texture: Gunakan ini  untuk obyek 3D dan gambar biasa anda. Dengan pallete ini anda dapat memasukkan, menyimpan dan mengubah tekstur, termasuk mengambil yang ingin anda gunakan. 
  • Tool: Berisi apapu yang anda butuhkan untuk menggambar; bursh 2D, brush 2.5D dan 3D primitive. Nama dari apapun yang anda pilih akan ada di bagian atas Pallete. Hampir semuanya memiliki modifier yang dapat berubah sesuai dengan  property  brush yang sedang diseleksi saat itu. Contohnya, modifier untuk Simple Brush akan sangat berbeda dengan Ring3D. Anda dapat menggunakan Pallete menyimpan obyek 3D yang anda buat, lalu mengeksportnya menjadi file OBJ atau DXF untuk digunakan di program lainnya, atau untuk mengimport file-file untuk digunakan dalam ZBrush.
  • Transform: Pallete ini berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk modeling obyek 3D- contohnya, mengubah sebuah sphere menjadi sebuah kepala.
  • ZScript: Dengan Pallete ini anda dapat mengimport, merekam dan mengontrol beberpa properties pada ZScripts. Semakin anda sering menggunakan ZBrush, akan semakin cinta anda pada Pallete ZScript!
  • Zoom: Anda dapat melakukan zoom in dan zoom out pada kanvas, juga melakukan scrolling pada area tertentu.
Quick Menu. Jika anda menekan dan  melepas space bar, menu ini akan muncul dimanapun pointer mouse berada. Menu ini member anda akses instan untuk semua fitur-fitur umum yang biasa digunakan, semakin memudahkan mengoperasikan dibandingan dengan yang lama. Bagi pengguna Maya pasti akan sangat familiar.
Ok… disini mungkin baru ½ nya anda mengenal dari menu-menu ZBrush, ada baiknya kita memulai saja Memahat atau membuat karya dengan menggunakan ZBrush..!!!
Tentunya di tulisan saya berikutnya… sabar yaa…
Langsung aja download Gratis 

Setelah di crack tinggal Run software nya lalu pilih jawaban aktipasi nya    ACTIVATION  klik serial number otomatis keluar sendiri nya
Reaksi: 
 

0 Komentator Kritikus:

Poskan Komentar

PIHAK DHC TIDAK AKAN MENAMPILKAN KOMENTAR ANDA KARENA!!!...
.KOMENTAR SPAM / MEMAKAI LINK SITUS ATAU LAIN LAIN
.KOMENTAR ANDA BERISI TENTANG SARA
.KOMENTAR ANDA KATA KATA TIDAK SOPAN/JOROK

" });

DHC MUSIC

small rss seocips Music MP3 DHC
D'Masiv - Tala Al Badru
Widget by CSID

TUTORIAL DOWNLOAD

TUTORIAL DOWNLOAD
Cara Download Di Blog DHC

Translate

Contry

Contry Detector
Statistik info
free counters

Please Bantu Saya, Like This !!!

Di Like Dulu Yah




×